Senin, 24 Maret 2014

Akhir penantian 2

 Kotak Hitam MH370 Mungkin Tak Akan Pernah Ditemukan


Pesawat Malaysia Airlines (Foto: ABC)  


Pesawat Malaysia Airlines MH370 dinyatakan jatuh di selatan Samudera Hindia. Namun kotak hitam masih belum ditemukan, banyak pengamat mengatakan kotak hitam itu tidak pernah ditemukan.

Pergerakan terakhir dari pesawat Boeing 777-200ER menunjukkan kondisi yang
mengerikan. Pola pergerakan ini pun dianggap oleh para pengamat penerbangan sangat mungkin bahwa pilot pesawat itu bermaksud melakukan tindakan bunuh diri.

Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak pada Senin, 24 Maret 2014 mengatakan bahwa pesawat tersebut jatuh di selatan Samudera Hindia. Lokasinya pun amat terpencil, sekira 2.500 kilometer (km) dari wilayah Australia.

Berada di lokasi terpencil, para pengamat mengkhawatirkan kotak hitam tidak akan pernah ditemukan. Bila hal itu terjadi, maka insiden MH370 akan tetap menjadi misteri.

Seperti dilansir Daily Mail, Kamis (27/3/2014), meski kejadian yang dialami oleh MH370 tidak akan pernah terungkap, keluarga dari penumpang masih bisa menerima kompensasi.

Salah satu hal yang membuat proses pencarian puing ataupun kotak hitam terganggu adalah cuaca. Beberapa kali upaya pencarian harus dihentikan karena kondisi cuaca yang tidak mendukung.
Sebelumnya, Direktur Badan Geo-Informatics and Space Technology Development Anond Snidvongs, satelitnya berhasil menemukan sekira 300 objek yang diduga terkait dengan MH370. Sebelumnya, satelit milik Prancis mengumumkan telah mendeteksi sekira 100 puing di wilayah selatan Samudera Hindia.

Namun selama pencarian yang dilakukan oleh pihak Australia dan beberapa negara lainnya di wilayah tersebut, belum ada puing yang ditemukan. Lima kapal termasuk kapal perang Australia HMAS Success dan empat kapal China masih terus melakukan pencarian. (faj)


 http://international.okezone.com/read/2014/03/27/413/961817/kotak-hitam-mh370-mungkin-tak-akan-pernah-ditemukan

 

Malaysia Tuduh Media China Provokasi Keluarga Penumpang MH370


Keluarga penumpang MH370 demonstrasi di depan Kedubes Malaysia Beijing




VIVAnews - 
Menteri Dalam Negeri, Ahmad Zahid Hamidi, dalam sidang parlemen pada Rabu, 26 Maret 2014 
menuduh media cetak berbahasa China sebagai penyebab keluarga penumpang asal Beijing marah dan mengecam Pemerintah Malaysia.

Menurut Zahid, media asal China sengaja
menulis berita sensasional sehingga membuat keluarga marah dan membenci Pemerintah Negeri Jiran.

Dilansir harian Straits Times edisi Rabu 26 Maret 2014, Zahid tidak menyebut secara spesifik media mana yang dituduh sebagai provokator. Apakah media berbahasa China di Malaysia atau di Tiongkok.

"Laporan hampir semua koran berbahasa China berisi sentimen dan menyebabkan keluarga penumpang dari China yang berada di pesawat MH370 menjadi marah," ujar Zahid seperti dikutip media Malay Mail Online.

Zahid menjelaskan bahwa Perdana Menteri Najib Tun Razak dan Pelaksana Menteri Transportasi, Hishammuddin Hussein, telah melakukan upaya terbaik untuk menyelesaikan masalah ini.

"Tetapi media ini malah memanipulasi berita itu dan menulis sesuatu yang bersifat sentimen sehingga keluarga yang berasal dari Beijing menjadi kesal," imbuh Zahid seperti dikutip Malaysia Insider.

Kemarahan keluarga asal China dipahami, sebab dua pertiga penumpang MAS merupakan warga negara Tiongkok. Namun, keluarga penumpang MAS dengan cepat langsung menunjuk hidung Pemerintah Negeri Jiran dan maskapai nasional mereka lantaran dianggap tidak kompeten sejak burung besi itu dinyatakan hilang pada 8 Maret 2014.

Walaupun PM Najib membenarkan bahwa pesawat jatuh di Samudera Hindia Senin kemarin, keluarga penumpang masih belum puas lantaran Najib dinilai terlalu cepat mengambil kesimpulan. Padahal puing-puing pesawat belum ditemukan sampai hari ini.

Kecaman juga dialamatkan oleh selebriti Tiongkok seperti Zhang Ziyi dan kekasihnya Wang Feng di media sosial China, Sina Weibo. Sebab, salah satu rekan mereka, Ju Kun, yang menjadi aktor pengganti bagi Jet Li turut berada di dalam pesawat itu.

Keluarga penumpang yang kesal pada Rabu kemarin langsung memuntahkan pertanyaan-pertanyaan menohok kepada utusan Malaysia saat digelar pertemuan di Beijing. Beberapa di antara mereka, bahkan ada yang meneriakkan delegasi Malaysia itu sebagai "pembunuh". (adi)


© VIVA.co.id





Tak Ada yang Selamat, Keluarga Penumpang MH370 Diungsikan

 

Reaksi keluarga penumpang MH370 usai mengetahui tak ada yang selamat di Malaysia Airlines. (Foto: Reuters)  


  
KUALA LUMPUR - Maskapai Malaysia Airlines akan membawa keluarga dari penumpang benomor penerbangan MH370 ke daerah pemulihan atau diungsikan.

Pejabat tinggi Malaysia Airlines menyebutkan bahwa kejadian ini merupakan hal yang tidak diinginkan, sehingga respons yang dibutuhkan belum pernah dilakukan sebelumnya.


"Berdasarkan bukti-bukti baru, kita harus menerima kenyataan menyakitkan bahwa MH370 hilang, dan tidak ada satu pun yang selamat," kata Chairman Md Malaysia Airlines, Nor Yusof, saat konferensi pers, seperti dikutip dari Channel News Asia, Selasa (25/3/2014).

"Ini telah menjadi sebuah tragedi yang tidak kita inginkan, serta membutuhkan respons belum pernah terjadi sebelumnya," tambahnya.

Dia menambahkan bahwa proses pemulihan pesawat MH370 mungkin bahkan lebih kompleks dari yang semula diperkirakan.



 http://international.okezone.com/read/2014/03/25/411/960342/tak-ada-yang-selamat-keluarga-penumpang-mh370-diungsikan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar